Jumat, 12 Desember 2008

AUDIT SI DENGAN ACL

AUDIT SI DENGAN ACL??

Apaan y?? Keh.. Sebelum pertanyaan yang ada di atas tuch jelas ada baiknya kita kenalan sama yang satu ini:

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER ( TABK )/ COMPUTER ASSISTED AUDIT TECHNIQUES (CAAT)

Nih.. pengertian CAATs :

CAATs is a PC based File Interrogation Tool for use by auditors, accountants, investigators and IT staff. It analyses data in many ways and allows extraction, sampling and manipulation of data in order to identify errors, problems, specific issues and trends

Hehe… intinya Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) atau Computer Assisted Audit Technique Tools (CAATT) adalah setiap penggunaan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam kegiatan audit. TABK/CAATT dapat juga didefinisikan sebagai penggunaan perangkat dan teknik untuk mengaudit aplikasi komputer serta mengambil dan menganalisa data. Dengan kata lain TABK/CAAT merupakan perangkat dan teknik yang digunakan untuk menguji (baik secara langsung maupun tidak langsung) logika internal dari suatu aplikasi komputer yang digunakan untuk mengolah data.

Penggunaan TABK atau CAAT akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas auditor dalam melaksanakan audit dengan memanfaatkan segala kemampuan yang dimiliki oleh komputer. Untuk itu mengkombinasikan pemahaman mengenai pentingnya keahlian audit dengan pengetahuan sistem informasi berbasis komputer akan menghasilkan peningkatan yang sangat signifikan dalam proses audit sistem informasi.

Sebab musabab!!:

Hal ini dikarenakan Kemajuan teknologi informasi telah mengubah cara perusahaan dalam mengumpulkan data, memproses dan melaporkan informasi keuangan. Oleh karena itu auditor akan banyak menemukan lingkungan dimana data tersimpan lebih banyak dalam media elektronik dibanding media kertas. Auditor harus menentukan bagaimana perusahaan menggunakan system teknologi informasi untuk meng-inisiasi, mencatat, memproses dan melaporkan transaksi dalam laporan keuangan.

Sebenarnya tidak ada perbedaan konsep audit yang berlaku untuk system yang kompleks dan system manual, yang berbeda hanyalah metode-metode spesifik yang cocok dengan situasi system informasi akuntansi yang ada. Pemahaman ini diperlukan dalam rangka mendapatkan pemahaman internal control yang baik agar dapat merencanakan audit dan menentukan sifat, timing dan perluasan pengujian yang akan dilakukan.
Statement on Auditing Standar (AICPA) dan Standar Profesional Akuntan Publik (IAI) juga mengatur masalah ini. Beberapa item dalam standar audit tersebut mengatur tata cara audit dalam lingkungan system informasi berbasis computer. Menurut standar pada dasarnya auditor keuangan melakukan pengujian berikut:
1. Uji kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku (otorisasi, kelengkapan, keakuratan)
2. Uji Substantif (Uji terhadap transaksi dan hasil pengolahan),
3. Pengolahan kembali transaksi dalam prosedur pengujian kepatuhan atau substantive.

Tentunya luasnya pengujian terkait dengan resiko deteksi yang dapat diterima oleh auditor. Jenis dan luas pengujian tidak tergantung besarnya perusahaan tetapi ditentukan oleh kompleksitas lingkungan TI yang ada seperti luasnya system on-line yang digunakan, tipe dan signifikansi transaksi keuangan, serta sifat dokumen/database, serta program yang digunakan (begitu…)


Pengaruh terbesar penggunaan teknologi informasi sebagai perangkat yang digunakan oleh perusahaan untuk menghasilkan informasi sebagai objek data diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Perubahan bentuk informasi sebagai bukti audit dari informasi yang menggunakan kertas (visual) menjadi bentuk elektronik (non visual) yang tersimpan dalam media penyimpanan computer.
2. Perubahan bentuk bukti audit tersebut pada gilirannya juga mempengaruhi cara memperoleh bukti audit dan cara mengevaluasi bukti audit yang telah diperoleh tersebut.
3. Volume data yang tersimpan pada sebuah perusahaan, apalagi perusahaan multinasional, misalnya telah mencapai ukuran yang sangat besar, yaitu mencapai kapasitas terra byte, bahkan mungkin penta byte.
4. Perubahan jejak audit, yakni suatu mekanisme yang memungkinkan pelacakan kronologis suatu transaksi dari awal sampai akhir ataupun sebaliknya.
5. Adanya perubahan struktur pengendalian internal perusahaan, terutama yang berkaitan dengan pengolahan data.

Makanya… Seluruh bentuk pengaruh diatas menjadikan Teknik Audit Berbantuan Komputer(TABK) sebagai suatu keharusan bagi Kantor Akuntan Publik dan yang terkait lain2, apabila ingin memberikan pelayanan terbaik pada klien-kliennya, dengan pekerjaan audit yang berkualitas, tepat waktu, serta adanya efisiensi biaya dan tenaga dalam pengerjaan audit.

ACL ( AUDIT COMMAND LANGUAGE) & MANFAATNYA

Hehe jangan bingunk!! beda dunk sama ACL (Acces Control Unit) atau itu tuch ACL (Anga Citra Lestari) wkwkwkw…. Kalo aku BCLnya… (Bohong Citra Lestari) ck..ck..

Audit Command Language (ACL) merupakan audit software khusus didesain untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit secara mudah, cepat dan interaktif.

mmm… ini nich.. beberapa kemampuan ACL:

· Mudah dalam penggunaan.
yakk.. kaya kita kita ini.
Caranya mudah!! Kita hanya meng-click pada gambar-gambar tertentu (icon) untuk melakukan suatu pekerjaan, fasilitas Wizard juga mendukung untuk mendefinisikan data yang akan dianalisis.
· Built-in audit dan analisis data secara fungsional.
ACL didukung dengan kemampuan analisis untuk keperluan audit/pemeriksaan seperti: analisis statistik, menghitung total, stratifikasi, sortir, index, dan lain-lain.
· Kemampuan menangani ukuran file yang tidak terbatas.
ACL mampu menangani berbagai jenis file dengan ukuran file yang tidak terbatas. Kemampuan untuk membaca berbagai macam tipe data. ACL dapat membaca dan mengekspor file yang berasal dari berbagai format.

· Pembuatan Laporan berkualitas tinggi.
ACL memiliki fasilitas lengkap untuk keperluan pembuatan laporan dan mengakses data disamping penyimpanannya tradisional. ACL mampu menguji output atas suatu aplikasi di mana data yang digunakan kurang meyakinkan, atau mungkin aplikasi tersebut tidak berjalan dengan benar.

MANFAAT ACL:

· Bagi auditor , penggunaan ACL akan membantu mereka dalam melaksanakan tugas audit secara lebih terfokus, cepat, efisien, efektif, dan murah dengan lingkup yang lebih luas dan analisis mendalam. Indikasi penyimpangan dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan dengan beraneka ragam analisis menggunakan ACL sehingga auditor dapat menemukan lebih banyak penyimpangandan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pembuktian.

· Untuk manajemen, termasuk profesi akunting dan keuangan, ACL dapat membantu mereka dalam menganalisis data dan informasi perusahaan, pengujian pengendalian yang telah ada, dan pembuatan laporan manajemen secara cepat dan fleksibel.

SOFTWARE-SOFTWARE LAIN YANG SEJENIS ACL

Wuih.. Banyak sekali software-software yang sejenis dengan ACL... saya aza pusing!! Maksudnya mengaudit!! Tapi dengan adanya software-software audit seperti di bawah ini setidaknya memudahkan kita dalm proses mengaudit!! Tergantung kondisi dan apa yang kita inginkan...... nich:

- IDEA (Interactive Data Analysis Software)
software audit yang dapat digunakan untuk membuat rekonsiliasi, investigasi kecurangan, internal/operational audit, pemindahan file, mempersiapkan laporan manajemen dan analisis-analisis lainnya, termasuk menelusuri security log.
- APG (Audit Program Generator)
APG memungkinkan tim audit mempersiapkan daftar perencanaan audit mereka. APG memungkinkan tim audit untuk menambah, menghapus atau melakukan modifikasi item-item individual dalam daftar perencanaan audit untuk menyesuaikan antara pekerjaan auditor dengan keperluan klien mereka.
- Microsoft Excel
Kalau ini sering kita... cuman punya banyak keterbatasan nggak kaya yang di atas!!

Tapi ini paling murah dan gampang, pake formula2 tapi rentan kesalahan..

- AUDIT-Easy
Adalah software yang digunakan untuk mengembangkan dan melakukan audit kepatuhan internal dan eksternal

- EZ-R Stats
punya kegunaan sbb:
· Mengidentifikasi duplikasi, selisih-selisih, jumlah populasi, klasifikasi dan stratifikasi data, univariate statistik, menentukan ukuran sample, persentil/quartile, histogram, dan lainnya.
· Menentukan prosedur-prosedur seperti misalnya test Hukum Benford (Benford’s Law) besaran nilai kumulatif moneter sampling, interval sampling,cross tabulasi,
· Dapat digunakan untuk melakukan beberapa pengujian statistik seperti Chi Square, pemeriksaan nomor kartu kredit, penyusunan nomor keatas dan kebawah.
· Menghasilkan grafik – histogram, garis trend, grafik pareto, dan lain-lain
- QSAQ
Software ini digunakan untuk menjadwalkan, mengelola analisis dan mengadakan internal audit, penilaian, pengujian dan pemeriksaan. Software ini didesain untuk mengorganisasikan, melangsungkan, mendokumentasikan, dan melaporkan dalam internal audit dan eksternal audit.
- Random Audit Assistant
Adalah software untuk mendapatkan sample audit yang valid dari batasan audit yang telah ditetapkan.
- RAT-STATS
Adalah paket software statistik yang didesain untuk membantu auditor dalam menetapkan sample audit secara acak dan mengevaluasi hasilnya.

- Auto Audit
Software ini merupakan sistem informasi audit yang terintegrasi. Software ini memungkinkan departemen audit untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dalam satu database. Dengan fasilitas untuk menaksir risiko, perencanaan, penjadwalan, kertas kerja, dan lainnya, maka menggunakan software ini merupakan pilihan yang tepat untuk mengelola sebuah departemen audit.

- GRC on Demand
Adalah software dengan kegunaan untuk manajemen pengendalian keuangan, otomatisasi audit, risiko manajemen, teknologi informasi pemerintahan.

And many more...

LEMBAGA / UNIVERSITAS YANG MENGGUNAKAN ACL DALAM KURIKULUIM SILABUS

Sejauh ini yang saya tau sih UNIVERSITAS ANDALAS Pendidikan profesi akuntansi, UNIVERSITAS PETRA, UI...

WEBSITE/ BLOG UNTUK MENDOWNLOAD ACL & TUTORIAL

Coba saja ke alamat ini....

http://www.brothersoft.com/downloads/acl-software.html

www.sharewareconnection

www.topsofts.com/product/81750/ACL

http://www.acl.com/

http://www.theakuntan.com/


HUBUNGAN ACL DENGAN TABK

Sebenarnya ACL merupakan salah satu alternatif software audit bagi auditor menggunakan teknik audit berbantuan komputer(TABK). Banyak hal bila auditor memilih menggunakan teknik audit berbantuan komputer, maka auditor dapat memilih pendekatan yang digunakannya, yaitu apakah untuk melakukan pengujian aplikasi ataukah melakukan pengujian substantif.
Apabila auditor memilih untuk melakukan pengujian aplikasi, maka ada beberapa pendekatan yang dapat dilakukan diantaranya adalah:
1. Test Data
Metode ini menggunakan data masukan yang telah dipersiapkan auditor dan menguji data tersebut dengan salinan (copy) dari perangkat lunak aplikasi auditan. Hasil pemrosesan data tersebut akan dibandingkan dengan ekspektasi auditor. Jika ada hasil yang tidak sesuai, mungkin ini suatu indikasi penyimpangan logika atau mekanisme pengendalian.
2. Integrated Test Facility (ITF)
Adalah suatu pendekatan teknik terotomatisasi yang memungkinkan auditor menguji alur logika dan kendali suatu aplikasi pada saat operasi normal berlangsung.
3. Parallel Simulation (PS)
Pendekatan ini mengharuskan auditor untuk membuat suatu program yang menyimulasikan fungsi utama tertentu dari aplikasi yang sedang diuji.

Sedangkan untuk melakukan pengujian substantif (misalnya detail transaksi atau saldo perkiraan), maka auditor dapat memilik teknik:
1. Embadded Audit Module (EAM)
Merupakan suatu teknik dimana satu atau lebih modul program tertentu dilekatkan di suatu aplikasi untuk mencatat secara tersendiri serangkaian transaksi yang telah ditentukan ke dalam file yang akan dibaca oleh auditor
2. Generalized Audit Software (GAS)
Adalah pendekatan yang menggunakan suatu perangkat lunak tertentu yang dimanfaatkan untuk menyeleksi, mengakses, mengorganisasikan data untuk kepentingan pengujian substantif. Pendekatan ini memungkinkan auditor untuk mengakses dan mengambil berbagai file data ke dalam computer untuk kemudian melakukan berbagai pengujian yang diperlukan. Pendekatan ini merupakan teknik yang paling populer karena relatif lebih mudah karena tidak diperlukan kemampuan teknik komputasi yang cukup mendalam. Oh yaa... jadi software ACL dan kawan kawan di atas... itu masuk dalam kelompok GAS.
GAS disebut dengan teknik pengujian tidak langsung karena lebih cenderung untuk mengambil output dari aplikasi untuk kemudian diolah kembali untuk diuji apakah output itu sesuai dengan kriteria pengujian yang ditentukan.

Jadi bagi kantor akuntan publik yang besar kebanyakn memakai teknik GAS seperti ini dalam membantu menyelesaikan pekerjaan Audit.

KEKURANGAN TABK/ CAATS

Bisa dilihat bahwa TABK atau CAAT merupakan teknik audit modern yang memmpunyai kelebihan dibandingkan dengan teknik audit secara manual. Tapi tidak ada yang sempurna di dunia ini apalagi sebuah software meski secanggih apapun, tapi daris segi manusianya pasti ada. Software-softawer semacam itu tentu saja membutuhkan waktu yang lama untuk di pelajari dan tentu juga dana yang besar dari segi pelatihan dan berbagai hal yang terkait dalam pengembangan atau jalannya sebuah proses audit. Pada beberapa kasus, pelatihan-pelatihan tersebut malah menjadi percuma karena tidak langsung dipraktekkan pada audit yang dilakukan. Hal ini karena untuk menjadi mahir, software-software ini menuntut pengembangan dan pemeliharaan keahlian secara kontinyu. Jadi intinya mengaudit itu pusink aku....wkwkwkw

Dikutif dari :

http://kabelkusut.blogspot.com//

http://accounting.petra.ac.id/sia_tabel.html

http://www.geocities.com/amsaldjunid/isaudit.html

E:\info internet\tabk\Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) • Blog Archive • theAkuntan_COM.htm

http://mahyuni-bjm.blogspot.com

www.acl.com

http://www.theakuntan.com/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar